Euforia Bola 2026
TECH By: Rosli Ab Rahman June 2, 2018 @ 10:12am

8 Panduan Memotret Mode Manual di Smartphone

Teknologi dan kemampuan kamera smartphone kian hari kian meningkat. Bahkan kini kita dapat menemukan fitur-fitur kamera DSLR pada smartphone. Meski begitu, masih banyak pengguna yang belum mengetahui fungsi dan fitur-fitur yang ditawarkan mode kamera pro dan lebih senang memotret dengan mode auto.

Oleh sebab itu, dikesempatan kali ini kami akan menjelaskan panduan dalam mengenal fitur-fitur yang ada pada kamera smartphone guna mempercantik jepretan dengan efek-efek kreatif. Jadi tidak hanya jago memotret dengan mode auto, Anda juga bisa bereksperimen dengan mode manual.

ISO

iso 01

Ketika mengaktifkan mode manual pada aplikasi kamera smartphone, tentu Anda akan menemukan fitur bernama ISO. Sederhananya ISO merupakan komponen yang mengatur tingkat sensivitas lensa kamera terhadap cahaya. Dengan kata lain, semakin tinggi ISO maka semakin tinggi pula tingkat sensitivitas lensa terhadap cahaya.

Saat kita memotret objek dalam kondisi cahaya yang cukup, kita bisa mengatur ISO serendah mungkin untuk mengurangi noise. Sementara jika kita mengambil objek dalam kondisi minim cahaya, kita bisa mengatur ISO ke tingkat yang lebih tinggi agar objek terlihat, meski biasanya kualitas gambar dihasilkan jadi mengandung banyak noise.

iso 02

Itu artinya, ISO yang tinggi dapat meningkatkan kontras pada sebuah gambar dimana dalam situasi atau kondisi tertentu ini akan membawa keuntungan. Foto di atas adalah contoh pengambilan foto dengan ISO yang berbeda-beda.

Shutter speed

shutter speed

Pada setiap kamera smartphone terdapat komponen bernama shutter atau sering disebut juga rana. Ketika kita mengambil sebuah gambar, shutter akan membuka dan menutup secara otomatis. Jadi, shutter speed dapat diartikan kecepatan atau rentan waktu yang dibutuhkan shutter untuk terbuka.

Jika kita mengatur shutter speed menjadi lambat maka shutter akan terbuka lebih lama (menyerap lebih banyak cahaya) dan jika kita mengatur shutter speed menjadi cepat maka shutter akan terbuka lebih cepat (menyerap lebih sedikit cahaya).

Fotografer profesional biasanya menggunakan shutter speed untuk mengontrol tingkat blur serta membuat gambar dengan efek-efek yang artistik. Gunakan shutter speed tinggi untuk memotret objek yang bergerak cepat dan shutter lambat untuk memotret light trail.

Aperture

aperture 02

Tentunya kita sudah sangat familiar dengan komponen yang satu ini. Aperture atau disebut juga dengan ‘bukaan lensa’ merupakan komponen kamera yang mengatur seberapa besar ukuran diafragma lensa saat sedang mengambil sebuah objek. Biasanya nilai dari aperture disimbolkan dengan f/xx, misal f/2.0.

Semakin kecil angka di belakang f/xx, maka sebaliknya bukaan lensa akan semakin besar. Jika angka aperture semakin besar, maka bukaan lensa semakin kecil. Lantas apa pengaruh aperture dalam pengambilan foto? Gambar di bawah ini akan memberikan sedikit penjelasan kepada Anda.

Gambar di atas diambil dengan tingkat ISO dan shutter speed yang sama. Pada gambar pertama yang diambil dengan bukaan besar, terjadi efek DOF (Depth of Field) sehingga hanya fokus pada objek yang sedang dibidik, hal ini sering disebut juga dengan istilah bokeh. Sementara jika aperture diatur pada nilai yang lebih besar (bukaan kecil), fokus pada gambar bakal lebih merata (tidak ada efek bokeh).

White balance

whitebalance

Mata manusia mampu melihat objek dengan sangat jelas. Objek berwarna putih akan terlihat putih pada mata manusia. Namun tidak begitu dengan lensa kamera, warna putih bisa terlihat kekuningan atau bahkan kebiruan tergantung dari pencahayaan pada lokasi pengambilan gambar.

Oleh sebab itu fitur White Balance disematkan pada kamera smartphone. Kita bisa mengatur tingkat White Balance berdasarkan situasi atau keinginan kita serta jenis foto seperti apa yang ingin kita ambil.

Di atas adalah contoh objek yang diambil dengan tingkat White Balance (WB) yang berbeda-beda. Anda dapat menggunakan kreativitas untuk memberikan sentuhan cahaya berbeda pada gambar yang dihasilkan.

Exposure

exposure

Pada dasarnya kamera membutuhkan cahaya dalam menangkap atau mengambil sebuah gambar. Jika cahaya yang diserap lensa sangat kurang, dalam ilmu fotografi hal ini disebut UE (Under Exposure). Begitu juga sebaliknya, jika cahaya yang diserap lensa berlebihan, hal ini biasa disebut OE (Over Exposure).

Dari sinilah kita tahu, bahwa exposure merupakan konfigurasi yang terbentuk dari tiga elemen, yakni ISO, aperture, dan shutter speed. Atau jika dirumuskan adalah shutter speed + aperture + ISO = exposure.

Gabungan atau kombinasi dari tiga pengaturan inilah yang menyebabkan tingkat exposure pada suatu gambar. Fitur exposure dapat diaplikasikan untuk membuat efek-efek yang keren seperti gambar di bawah ini.

HDR

hdr

HDR (High Dynamic Range) memungkinkan kamera untuk memotret gambar dengan “jangkauan” atau tingkat pencahayaan yang lebih dinamis (disesuaikan dengan kondisi). Agar lebih mudah memahaminya, gambar di atas akan menunjukkan perbedaan antara kualitas foto mode HDR dengan foto tanpa HDR.

Foto dengan HDR memiliki tingkat kecerahan yang lebih baik dari pada foto tanpa HDR. Foto tanpa HDR memiliki tingkat kecerahan yang tidak merata, yakni awan terlihat jauh lebih terang dari pada objek yang difoto.

HDR sejatinya tidak membantu kamera dalam pengambilan gambar di kondisi gelap atau minim cahaya. HDR justru hanya menyeimbangkan perbedaan pencahayaan saja. Contohnya ketika kita memotret membelakangi matahari.

HDR+

hdr plus

Fitur HDR+ adalah efek HDR yang lebih tinggi, hanya tersedia untuk beberapa smartphone saja. Bahkan kami hanya menemukan fitur ini pada Google Pixel. Namun kita bisa men-download software pack untuk mendapatkan fitur HDR+ di smartphhone lain.

Smartphone seperti LG G6, OnePlus 3, OnePlus 3T, OnePlus 5, Xiaomi Mi 6, dan Samsung Galaxy S8 sepertinya kompatibel dengan fitur kamera buatan Google ini.

HDR+ sebenarnya memiliki fungsi yang sama dengan HDR, hanya saja HDR+ diklaim menawarkan hasil foto dengan pencahayaan yang lebih merata dan lebih baik dari HDR biasa.

 

RAW

raw

Awalnya RAW hanya tersedia untuk kamera DSLR. Namun seiring berkembangnya teknologi, format RAW juga tersedia untuk perangkat smartphone. RAW bukanlah singkatan. Dalam bahasa Indonesia RAW berarti ‘mentah’. Dengan kata lain, RAW merupakan file atau gambar mentah yang dihasilkan oleh sebuah kamera.

Hal ini membawa beberapa keuntungan. Pasalnya, Kita boleh menyesuaikan atau memberi kesan yang super kreatif pada setiap foto yang menghasilkan kamera. Selain itu, kualitas gambar dalam format RAW jauh lebih baik dibandingkan format JPEG, sebab file matang seperti JPEG sudah mengalami proses kompresi.

| Live TV

| ARTIKEL Xtra

TECH Sat, 27 Oct 2018

Cara Mengatasi Masalah Simkad Tak Aktif Pada Modem

Bagaimana untuk mengatasi masalah Simkad tidak aktif pada Modem

TECH Thu, 5 Jul 2018

Honor Note Bakal Buat Kemunculan Semula Selepas Dua Tahun

Selepas dua tahun sejak peranti Honor Note 8 diperkenalkan, siri berkenaan akan kembali semula tahun ini dengan peranti Honor Note 10. Ia telah disahkan sendiri oleh presiden Honor, Zhao Ming melalui akaun Weibo beliau semalam. Kredit : GSMArena Peranti ini […]

TECH Thu, 12 Jul 2018

Rasmi – Huawei Nova 3 Hadir Dengan 4 Kamera dan Sokongan GPU Turbo

Huawei Nova merupakan satu lagi siri di bawah jenama Huawei selain Huawei Mate, Huawei P dan banyak lagi. Terbaru, Huawei telah mengesahkan mereka akan melancarkan sebuah lagi peranti bagi siri berkenaan iaitu Huawei Nova 3 dalam satu […]

TECH Fri, 4 Jan 2019

Cara Mengaktifkan Dark Mode YouTube di Android

ingin Youtube anda menjadi ‘Dark Mode’ ikuti tips ini

TECH Mon, 29 Jan 2018

Langkah Menyelesaikan Isu “No Network” dan “Searching” untuk iPhone 6

Langkah untuk menyelesaikan isu no network dalam peranti iPhone 6.

TECH Mon, 1 Jan 2018

Tips Berkongsi Fail Daripada Android Ke PC Dengan Mudah

Tips kali ini kami akan berkongsi bagaimana anda boleh menghubung peranti Android terus ke PC secara “Wireless”.

TECH Mon, 24 Sep 2018

Kenali Jenis-Jenis Kabel USB Yang Selalu Kita Guna

Ingin mengetahui jenis-jenis kabel?Kami mempunyai maklumat tentang jenis-jenisnya.

TECH Sat, 8 Dec 2018

3 Kesan buruk Penggunaan “Headphone”

Tahukah anda penggunaan earphone atau headphone mampu memudaratkan telinga anda? Ketahui kesan-kesannya disini.

TECH Sun, 22 Jul 2018

MacBook Pro 15 inci Dengan Cip i9 (2018) Dilaporkan Cepat Panas

MacBook Pro 15 inci dijana dengan cip pemprosesan 6-teras Core i9- 8950HK adalah komputer riba berharga premium keluaran Apple untuk tahun ini. Melalui cip terbabit, ia menjanjikan kelajuan pemprosesan sehingga 2.9GHz yang mana lebih laju berbanding keluaran terdahulu tetapi […]

TECH Sun, 25 Feb 2018

Tips Mematikan Notifikasi Pada Chrome Dan Mozilla Firefox

Rimas dengan pelbagai notifikasi ketika melayari internet? Sememangnya Google Chrome dan Mozilla firefox merupakan pelayar laman sesawang paling terkenal dan banyak digunakan diseluruh dunia.

error: Content is protected !!